KodeSaya|JanganDiHapus

[x]
Source Code Aplikasi Perpustakaan Sekolah menggunakan Delphi7 dan Ms. Access
Informasi Butuh blog yang menarik tapi
tidak punya waktu untuk membuatnya?
Kami solusinya. Jasa murah pembuatan blogspot menarik.
Klik disini untuk infonya.

Minggu, 09 September 2012

Soal Olimpiade Kebumian (Referensi)


1.  Ada tiga lapisan utama bagian dalam bumi, yaitu : inti, mantel dan kerak.Inti bumi (terdiri dari besi dan nikel)Inti bumi mempunyai jari-jari ± 3450 km, dengan volume ….
a. kurang dari 20%
b. kurang dari 30%
c. kurang dari 40%
d. kurang dari 50%
e. kurang dari 60%

2.      Inti bumi ada 2 yaitu :Inti dalam : padat, jari-jari ± 1200 km, suhu ± 4800° C. Yang tersusun dari
a. kristal besi atau kristal besi nikel.
b. nikel dan besi
c. silicon dan aluminium
d. silicon dan magnesium
e. silicon dan oksigen

3.      Inti luar: zat cair yang sangat kental, ketebalan ± 2250 km, suhu ± 3900°C.Mantel Ketebalan ± 2900 km, suhu ± 1500°C - 3000°C, tersusun oleh batuan yang mengandung
a. silikat dan magnesium.
b. silikat dan aluminium
c. silicon dan oksigen
d. nikel dan besi
e. granit dan kuarsa

4.      .Kerak ada dua macam kerak: kerak benua dan kerak lautan,
a. ± 25% merupakan kerak lautan. ketebalannya ± 30 km,
b.± 35% merupakan kerak lautan. ketebalannya ± 40 km,
c. ± 45% merupakan kerak lautan. ketebalannya ± 30 km,
d. ± 55% merupakan kerak lautan. ketebalannya ± 60 km,
e. ± 65% merupakan kerak lautan. ketebalannya ± 30 km,
e. ± 75% merupakan kerak lautan. ketebalannya ± 30 km,

5.      Unsur penyusun litosfer yang terbesar dan terkecil adalah
a. oksigen (46,6%), dan kalium 2,6%
b. oksigen (46,6%) dan silikon (27,7%),
c. oksigen (46,6%) dan alumunium (8,1%),
d. oksigen (46,6%) dan besi (5%),
e. oksigen (46,6%) dan magnesium 2.1%.

6.       Batuan beku adalah batuan yang berasal dari pembekuan magma. Mineral utama pembentuk batuan beku adalah ....
a. piroksin, scoria, purnice, kalium, dan besi
b. kuarsa, feldspar, piroksin dan hornblende, mika, magnetit dan olivin.
c. kalium, magnesium, natrium, besi, aluminium
d. Kuarsa, silikon, granit, andesit, obsidian
e. mika, hornblende, batu apung, oksigen dan silikon

7.      Ciri-ciri Feldspar adalah ....
a. berwarna gelap sampai transparan mengandung nikel dan besi
b. berwarna terang sampai gelap, mengandung kalium, natrium, kalsium, alumunium, silikon dan oksigen.
c. warnanya lebih gelap dan lebih berat
d. terdiri dari berbagai logam ditambah silikon dan oksigen.
e. mineral yang menyerupai lapis, terdiri dari alumunium, oksigen dan silikon

8.      . .... adalah mineral hijau yang terdiri dari besi, magnesium, oksigen dan silikon.
a. silikon
b. Olivin
c. Magnetit
d. mika
e. nikel

9.       Batuan beku dalam, terjadi dari pembekuan magma yang berlangsung perlahan-lahan ketika masih berada jauh di dalam kulit bumi, ukuran mineral besar dan berbutir kasar. Contohnya adalah ....
a. Basalt, granit, dan mika
b. Granit, diorit, dan gabro
c. kuarsa, feldspar, hornblende dan mika.
c. Basalt, Riolit, Andesit, Obsidian,Scoria dan purnice
d. kuarsa, andesit, marmer, dan batu apung
e. andesit, gabro, feldspar, dan nikel

10.  Merupakan batuan sedimen yang berasal dari penghancuran secara mekanis batuan asal. Contoh: pasir dan batu lampung (shale).
a. Batuan sedimen kimiawi
b. Batuan sedimen organik
c. Batuan sedimen klastik
d. Batuan sedimen termik
e. Batuan sedimen pneumatolitik

11.  Batuan yang pengendapannya terjadi proses kimia, terbentuk secara tidak langsung dan langsung. Secara tidak langsung, batuan ini dibentuk dari reaksi biokimia oleh makhluk hidup, misalnya ....
a. batu apung
b. batu karang.
c. batu pasir
d. batu kaca
e. kuarsa

12.  stalaktit dan stalagmit terjadi dari air hujan yang mengandung CO2 dan H2O meresap pada retakan batu gamping dengan rumus ....
a. CaCO3.
b. Ca(HCO3)2
c. CO2H2O
d. NaCl
e. CaCO2
13.   Contoh mineral yang Secara langsung dibentuk dari penguapan air pada endapan sehingga mineral-mineralnya tertinggal, diantarana adalah ....
a. batu gamping
b. batu apung
c. batu karang
d. garam dan gips
e. batu kaca

14.   Batuan sedimen organik adalah batuan yang dalam proses pengendapannya dibantu oleh organisme. Berdasarkan ukuran butirannya dibedakan menjadi 3, yaitu:·
a. batu kerikil, batu breksi, dan batu apung
b. konglomerat batu pasir, dan batu lempung.
c. mika, batubara, dan antrasitd.
d.      marmer, pualam, dan granit
e.       basalt, andesit, dan gabro

15.  Batuan malihan termik, contohnya adalah ....
a. batu pualam, marmer dan antrasit.
b. batu bara, batu asbak, batu pasir.·
c. asimut mineral, topas dan batu permata.
d. Marmer, batu kapur, dan batu tulis
e. Grafit, batu pasir, dan antrasit

16. Gerak relatif lempeng-lempeng bumi adalah yang saling menjauh disebut ....
a. konvergen
b. divergen
c. pergeseran
d. subduksi
e. obduksi

16.  Batas antara dua lempeng yang divergen terjadi ....
a. terbentuk palung laut.
b. subduction zone.
c. pelebaran dasar samudera
d. pegunungan berapi di dasar samudra.
e. Pegunungan berapi yang muncul dipermukaan laut
17.  Bila dua lempeng benua saling bertumbukan, maka pada ujung kedua lempeng akan terbentuk lekukan membentuk suatu jalur pegunungan, misalnya ....
a. pegunungan Himalaya.
b. pegunungan berapi dasar samudera
c. pegunungan berapi yang muncul di permukaan laut
d. zone subduksi
e. palung laut.
18.   Pelapukan fisik/mekanik disebabkan karena:
a. Pengikisan (erosi)- erosi air sungai- erosi air laut (aberasi)- erosi gletser- erosi angin.
b. perbedaan suhu yang tinggi- pembekuan air di dalam celah batu- mengkristalnya air garam- pengelupasan
c. pelapukan yang disertai perubahan susunan kimiawi batuan, misalnya asam karbonat yang berada dalam batu kapur akan bereaksi menghasilkan kalsium bikarbonat.
d.pelapukan yang disebabkan oleh tumbuh-tumbuhan dan binatang. Misalnya pelapukan oleh perpanjangan akar tanaman, pelapukan oleh bakteri, cacing, semut dsb.
e. Pengangkutan material yang sudah lapuk dilakukan oleh:- air yang mengalir- gletser (es yang mencair)- angin- gravitasi bumi
19.  Hidrosfer adalah kandungan air di sekitar bumi. 70% permukaan bumi ditutupi oleh air, dimana 98% dari air dibumi adalah ....
a. air garam.
b. air daratan
c. air artesis
d. air preatis
e. air sungai
20.  Kemungkinan bulan purnama akan terjadi pada tanggal….
a. 1 Rajab 1430 H
b. 5 Rajab 1430 H
c. 15 Rajab 1430 H
d. 20 Rajab 1430 H
e. 25 Rajab 1430 H
21.  Dalam waktu 30 tahun tarik Qomariah akan terjadi kesalahan hitung sekitar
a.7 hari
b.11 hari
c.14 hari
d.21 hari
e. 24 hari
22.  Alat diatas digunakan untuk mengukur tinggi bintang, yang disebut…
a. Teodolit
b. Teleskop bintang
c. Kosmometer
d. Sexstant
e. Teleskop Neutrino
23.   Pada tata horizon data yang harus ada adalah....
a. Lingkaran almunkatarat dan lintang tempat
b. Ascensio Recta dan tinggi bintang
c. Deklinasi dan azimut
d. Tinggi bintang dan deklinasi
e. Azimut dan tinggi bintang
24.  Deklinasi Negatif sebuah bintang ialah busur pada lingkaran deklinasi yang melalui
bintang itu dengan proyeksinya pada equator.kearah …..
a. Utara
b. Selatan
c. Tenggara
d. Barat
e. Timar
25.  Seperti benda-benda langit lainnya, Aries melakukan peredaran semu harian ,
garis edarnya adalah equator. Jika aries mencapai kulminasi atas maka waktu
bintang .....
a. Pukul 0
b. Pukul 6
c. Pukul 12
d. Pukul 18
e. Pukul 21
26.   Busur pada equator diukur dari titik aries (g) berlawanan dengan arah peredaran semu
harian sampai proyeksi bintang pada equator dinamakan...
a. Deklinasi
b. Lingkaran horizon
c. Lingkaran ekliptika
d. Ascensio Recta
e. Lingkaran ekuator
27.  Besar Ascensio Recta .....
a. Selalu negatif
b. Antara 00 – 3600
c. Antara 00 – 1800
d. Antara 00 – 900 dan 00 – (-900)
e. Antara 1800 – 3600
28.  Jika waktu Bintang pukul 9 , maka kedudukan titik Aries
a. Dari titik utara kearah Barat sejauh 1350
b. Dari titik selatan kearah Barat sejauh 1350
c. Dari titik kulminasi atas kearah Barat sejauh 1350
d. Dari titik utara kearah Barat sejauh 1800
e. Dari titik kulminasi atas kearah Barat sejauh 1800
29.  Tinggi suatu bintang diukur dari
a. Titik Utara
b. Titik Nadir
c. Titik Zenith
d. Titik Selatan
e. Titik Kaki Bintang
30.  Suatu gempa disebut gempa dalam apabila jarak fokus gempa dengan epienter adalah ....
A. 0 – 70 km               D. 670 – 740 km
B. 70 – 350 km           E. 740 – 890 km
C. 350 – 670 km
31.  Usaha yang dapat dilakukan untuk menghindari kerusakan dan pencemaran daerah aliran sungai (DAS) karena pengikisan lapisan tanah oleh arus sungai adalah ....
A. membangun pemukiman penduduk di bantaran sungai
B. pembangunan industri tidak berwawasan lingkungan
C. mengadakan penghijauan dan reboisasi hutan di daerah aliran sungai
D. membuat dan membangun daerah aliran sungai yang baru
E. mengadakan pendangkalan sungai
32.  Stasiun pencatat gempa menerima data gelombang primer jam 7.00. 20´15“ disusul gelombang sekunder jam 7.00. 26´. Maka dapat diperkirakan jarak stasiun pencatat ke pusat gempa sebesar ....
A. 3.250 km
B. 4750 km
C. 5250 km
D. 6750 km
E. 7250 km
33.  Palung Jawa yang terletak di sebelah selatan Pulau Jawa terbentuk karena
tumbukan dua lempeng yaitu ….
A. Lempeng Erasia dan lempeng Filipina
B. Lempeng Indo Australia dengan lempeng Pasifik
C. Lempeng Eurasia dengan lempeng Indo - Australia
D. Lempeng Filipina dengan lempeng Pasifik
E. Lempeng Indo Australia dengan lempeng Filipina
34.   Letusan gunung api sangat membahayakan kehidupan karena lahar, lava dan debu yang dikeluarkan gunung api dapat menerjang lingkungan akibat dari tekanan gas yang kuat dan batolit yang dalam .Letusan seperti ini adalah tipe ….
A. Hawaii
B. Stromboli
C. Merapi
D. Perret
E. Pelee
35.  Kerak adalah lapisan terluar kulit bumi yang terbagi menjadi....
A. kerak benua tebal 30 – 50 km dan kerak samudera tebal rata-rata 7 km
B. kerak benua tebal rata-rata 7 km dan kerak samudera tebal 30 – 50 km
C. kerak benua tebal rata-rata 70 km dan kerak samudera tebal rata-rata 100 km
D. kerak benua tebal rata-rata 300 km dan kerak samudera tebal rata-rata 70 km
E. kerak benua dan kerak samudera dengan tebal berkisar 70 – 300 km
36.  1. gempa bumi
2. pembentukaan gunung api
3. pengikisan oleh air laut
4. gunung meletus
5. soil creep
Beberapa fenomena geologi yang dapat terjadi akibat tumbukan antar lempeng adalah ....
A. 1, 2, dan 3              D. 2, 3, dan 5
B. 1, 2, dan 4              E. 3, 4, dan 5
C. 1, 4, dan 5
37.  Yang termasuk mineral diantara nama-nama di bawah ini adalah ....
A. batubara     D. Marmer
B. peridotit      E. Feldsfar
C. kuarsit
38.  Di bawah ini adalah nama-nama batuan beku, kecuali ....
A. granit          D. Gabbro
B. riolit            E. Diorit
C. hematit
39.  Di antara batuan sedimen di bawah ini manakah yang bukan batuan sedimen kimiawi....
A. talk                         D. Batu serpih
B. chert                       E. Batu bara
C. batu garam
40.  Batuan metamorf merupakan hasil malihan akibat adanya tekanan dan temperatur
sangat tinggi dari batuan sbb, kecuali ...
A. beku                       D. Sedimen
B. beku dalam             E. Beku luar
C. pneumatolistis
41.  Batu gamping yang mengalami rekristalisasi selama proses metamorfisme akan berubah menjadi....
A. kuarsa                     D. Sekis
B. marmer                   E. Batu sabak
C. gneis
42.  Bagaimanakah cara ahli geofisika mengetahui adanya struktur internalbumi ?
A. melakukan pengeboran
B. menghitung jenis batuan yang ada di bumi
C. melakukan pemotretan dari satelit
D. meneliti perilaku rambat gelombang gempa bumi
E. menghitung variasi kecepatan rotasi planet bumi
43.  Batuan induk yang menghasilkan minyak bumi biasanya berupa ?
A. batuan yang di hasilkan oleh letusan gunung berapi
B. batuan sedimen berbutir halus yang kaya bahan organik
C. batuan yang di endapkan di laut
D. batu gamping yang kaya akan mikrofosil
E. batu pasir yang kaya mineral kuarsa
44.  Sumber energi panas bumi (geothermal) pada prinsipnya adalah ?
A. uap air yang di hasilkan dari pemenasa air dalam akuifer oleh magma
B. panas bumi yang terdapat pada batuan
C. magma yang keluar dari permukaan bumi dan menghasilkan panas
D. air yang bercampur magma pada suatu sistem gunung berapi
E. panas yang di hasilkan oleh magma yang bergerak ke permukaan
45.   Jarak kota A ke kota B pada peta 14,5 cm. Jarak sebenarnya dilapangan 65,25 km
Maka peta tersebut memiliki sklala ....
A. 1 : 450.000             D. 1 : 465.000
B. 1 : 455.000                         E. 1 : 470.000
C. 1 : 460.000
46.   Pada peta tertulis selisih jarak dua buah garis bujur 2 derajat 30 menit = 2 cm . dengan ketentuan tiap jarak 1o = 111 km. Maka peta tersebut memiliki skala ....
A. 1 : 13.875                           D. 1 : 13.875.000
B. 1 : 138.750                                     E. 1 : 138.750.000
C. 1 : 1.387.500

47.  Untuk memetakan wilayah lintang rendah di permukaan bumi, cocok menggunakan proyeksi ....
A. zenithal                   D. silinder
B. azimuthal                E. kerucut
C. conikal

48.  1. Judul
2. legenda
3. orientasi
4. insert
5. skala
Unsr utama yang harus terdapat pada setiap peta adalah ....
A. 1, 2, 3                     D. 2, 3, 4
B. 1 , 2, 5                    E. 3, 4, 5
C. 1, 4, 5

49.  Siklus hidrologi berperan serta dalam merubah bentuk permukaan bumi melalui proses ....
A. presipitasi dan evaporasi                D. Infiltrasi dan run off
B. evaporasi dan transpirasi                E. Erosi dan transportasi
C. transpirasi dan infiltrasi

50.  1. gradien
2. bentuk sungai
3. volume air
4. jenis sungai
5. sumber air
Kecepatan aliran sungai dipengaruhi oleh ….
A. 1, 2, dan 3                          D. 1, 4, dan 5
B. 1, 3, dan 4                          E. 2, 4, dan 5
C. 2, 3, dan 5

51.  Batuan yang dapat bertfungsi sebagai akuiper adalah ....
A. batupasir                 D. marmer
B. batu sabak              E. Batulempung
C. granit

52.  Mata air berasal dari air tanah yang tertekan disebut dengan mata air ....
A. artesis                     D. Cekungan
B. gravitasi                  E. Preatis
C. kontak

53.  Unsur pembentuk garam pada air laut yang paling banyak adalah ....
A. Mg                          D. Ca                           E. C
B. K                            C. Cl

54.  Penampang tengah samudera (mid oceanic ridge) umumnya merupakan zona ....
A. tumbukan lempeng                         D. Pembentukan lempeng baru
B. peleburan lempeng                         E. Lempeng lama
C. pertemuan antar lempeng

55.  penyebab utama arus laut permukaan adalah ....
A. berat jenis air                      D. topografi dasar laut
B. angin                                   E. komposisi air laut
C. temperature permukaan

56.  1. laut dangkal
2. laut dalam
3. suhu air laut minimal 26 o C
4. kadar garam tinggi
Terumbu karang akan terbentuk apabila laut memeliki kriteria yaitu ….
A. 1 dan 2                   B. 1 dan 3                   E. 3 dan 4
C. 2 dan 3                   D. 1 dan 4

57.  Gelombang Tsunami dapat terbentuk karena beberapa sebab, kecuali : …
A. adanya angina badai yang sangat kencang
B. terjadinya gempabumi di dasar laut
C. peristiwa letusan gunungapi di tengah laut
D. runtuhnya tebing bawah laut
E. kombinasi antara gempabumi dan letusan gunungapi di laut

58.  Melihat dari proses terjadinya tsunami, di samudera mana yang kemungkinannya paling sering terjadi gelombang tersebut ….
A. Atlantik                  D. Artik
B. Pasifik                    E. Artika
C. Hindia

59.  Tingkat salinitas di suatu tempat dapat mengalami perubahan yang disebabkan oleh beberapa faktor berikut, kecuali ....
A. banyaknya petani pengolah garam
B. tingkat curah hujan
C. tingkat penguapan
D. besarnya debit iar sungai
E. besaran lelehan gletser

60.  Tekanan atmosfer tinggi akan menjadikan cuaca ....
A. basah dan berawan D. Kering dan berawan
B..basah dan cerah E. Kering dan cerah
C. lembab dan cerah

61.  Fenomena mana yang termasuk strom ....
A. front panas                                     D. Mistral
B. front okulasi                       E. Huricane
C. angin Bohorok

62.  Apa gunanya detektor hujan ?
A. mengukur pH air hujan                  D. menakar hujan
B. menampung curah hujan                E. Menghitung deras hujan
C. mendeteksi hujan

63.  Di bawah ini yang termasuk angin global adalah ....
A. angin musim, angin lokal, angin timuran
B. angin timuran, angin lembah, angin pusat
C. angin pusat, angin darat, angin gunung
D. angin baratan, angin timuran, angin pasat
E. angin laut, angin lembah, angin musim

64.  Skala yang digunakan untuk mengukur kekuatan tornado adalah ....
A Beafort                    C. Mercalli                  E. Ricter
B. Fujita                      D. Tornado

65.  1. methan
2. karbon dioksida
3. ozon
4. nitrogen
5. sulfat
Unsur kimia yang berkontribusi terhadap perubahan iklim adalah ....
A. 1, 2, dan 3              D. 1, 4, dan 5
B. 1, 3, dan 4              E. 2, 4, dan 5
C. 2, 3, dan 5

66.  Awan yang tebal bergumpal dan berwarna agak hitam serta dapat menjadikan hujan adalah awan jenis ....
A. cirrus                      D. Comulo nimbus
B. stratus                     E. Alto cirrus
E. alto cumulus

67.  Jika temperatur udara pada ketinggin 0 meter = 26 o C dan gradien termis = 0,6 o C, maka temperatur di suatu daerah yang memiliki ketinggian 1500 m adalah ....
A. 19 o C                    D. 16 o C
B. 18 o C                     E. 15 o C
C. 17 o C

68.  Pada suhu normal 30 o C, banyaknya uap air dalam 1 m3 udara = 15 gram, jumlah uap air yang dapat dikandung sebanyak 25 gram. Maka kelembapan relatif udara adalah ....
A. 20 %                       D. 80 %
B. 40 %                       E. 90%
C. 60 %

69.  Tanah memiliki tingkat kesuburan yang berbeda-beda. Jenis tanah yang terdapat di rawa-rawa hasil dari proses pelapukan organic adalah ….
A. tanah laterit                        D. tanah kaolin
B. tanah gambut                      E. tanah aluvial
C. tanah vulkanik

70.  Tanah antisol basah umumnya terdapat di ….
A. hulu sungai                         D. daeah pantai
B. tengah sungai                     E. daerah kapur
C. muara sungai

71.  Jenis tanah yang banyak terdapat di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa adalah jenis ...
A. Litosol                    D. organosol
B. andosol                   E . antisol
C. histosol

72.   Batuan sebagai bahan baku pembentuk tanah adalah sebagai berikut, kecuali ….
A. granit                      D. andesit
B. diaorit                     E. loss
C. basalt

73.  Manakah yang tidak termasuk upaya pengelolaan tanah yang mencerminkan pemanfaatan dan pelestarian lingkungan hidup dalam kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan ?
A..Mengurangi penggunaan pupuk buatan yang berlebihan dan membudidayakan penggunaan pupuk kandang untuk mengembalikan kesuburan tanah
B..Mengurangi penguapan tanah dengan penggunaan mulsa dari sisa-sisa tanaman sebagai penutup tanah
C..Mengurangi laju erosi tanah, misalnya dengan budidaya lorong dan buludan
D. Pengendalian lahan kritis dengan melakukan reboisasi dan penghijauan
E. Menanami tanah atau lahan dengan tanaman sejenis secara terus – menerus

74.  Hukum Kepler I menyatakan bahwa ...
A. lintasan planet mengelilingi matahari berbentuk parabola
B. lintasan planet mengelilingi matahari berbentuk elips
C. semua planet beredar engelilingi matahari
D. bidang yang dibentuk antara matahari, bumi dan planet membentuk bidang yang sama luasnya dalam waktu yang sama
E. makin jauh jarak sebuah planet ke matahari, revolusinya makin lambat

75.  Planet luar ternyata mempunyai kemampatan yang lebih rendah dari pada planet dalam, karena ....
A. jauh dari matahari
B. tidak memiliki atmosfer
C. terutama tersusun oleh helium dan hidrogen
D. memiliki jari-jari yang lebih besar
E. tidak mengandung air

76.  Manakah yang termasuk satelit Mars
A. callisto                    D. Eropa
B. phobos                    E. ganymede
C. io

77.  Matahari mendapatnkan energinya dengan proses ....
A. fisi nuklir
B. fusi nuklir
C. ledakan nuklir
D. proses radioaktif
E. pasokan unsur radio aktif

78.   Dalam satu tahun, umumnya gerhana bulan dapat terjadi sebanyak ....
A. 2 kali
B. 3 kali
C. 4 kali
D. 5 kali
E. 6 kali

Senin, 03 September 2012

Model Pembelajaran Talking Stick


Talking Stick (tongkat berbicara) adalah metode yang pada mulanya digunakan oleh penduduk asli Amerika untuk mengajak semua orang berbicara atau menyampaikan pendapat dalam suatu forum (pertemuan antarsuku), sebagaimana dikemukakan Carol Locust berikut ini.
The talking stick has been used for centuries by many Indian tribes as a means of just and impartial hearing. The talking stick was commonly used in council circles to decide who had the right to speak. When matters of great concern would come before the council, the leading elder would hold the talking stick, and begin the discussion. When he would finish what he had to say, he would hold out the talking stick, and whoever would speak after him would take it. In this manner, the stick would be passed from one individual to another until all who wanted to speak had done so. The stick was then passed back to the elder for safe keeping.
Tongkat berbicara telah digunakan selama berabad-abad oleh suku–suku Indian sebagai alat menyimak secara adil dan tidak memihak. Tongkat berbicara sering digunakan kalangan dewan untuk memutuskan siapa yang mempunyai hak berbicara. Pada saat pimpinan rapat mulai berdiskusi dan membahas masalah, ia harus memegang tongkat berbicara. Tongkat akan pindah ke orang lain apabila ia ingin berbicara atau menanggapinya. Dengan cara ini tongkat berbicara akan berpindah dari satu orang ke orang lain jika orang tersebut ingin mengemukakan pendapatnya. Apabila semua mendapatkan giliran berbicara, tongkat itu lalu dikembalikan lagi ke ketua/pimpinan rapat. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa talking stick dipakai sebagai tanda seseorang mempunyai hak suara (berbicara) yang diberikan secara bergiliran/bergantian.

Talking stick termasuk salah satu model pembelajaran kooperatif. Model pembelajaran ini dilakukan dengan bantuan tongkat, siapa yang memegang tongkat wajib menjawab pertanyaan dari guru setelah siswa mempelajari materi pokoknya. Pembelajaran Talking Stick sangat cocok diterapkan bagi siswa SD, SMP, dan SMA/SMK. Selain untuk melatih berbicara, pembelajaran ini akan menciptakan suasana yang menyenangkan dan membuat siswa aktif. Langkah-langkah penerapannya dapat dilakukan sebagai berikut.
  1. Guru membentuk kelompok yang terdiri atas 5 orang.
  2. Guru menyiapkan sebuah tongkat yang panjangnya 20 cm.
  3. Guru menyampaikan materi pokok yang akan dipelajari, kemudian memberikan kesempatan para kelompok untuk membaca dan mempelajari materi pelajaran.
  4. Siswa berdiskusi membahas masalah yang terdapat di dalam wacana.
  5. Setelah kelompok selesai membaca materi pelajaran dan mempelajari isinya, guru mempersilahkan anggota kelompok untuk menutup isi bacaan.
  6. Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada salah satu anggota kelompok, setelah itu guru memberi pertanyaan dan anggota kelompok yang memegang tongkat tersebut harus menjawabnya, demikian seterusnya sampai sebagian besar siswa mendapat bagian untuk menjawab setiap pertanyaan dari guru.
  7. Siswa lain boleh membantu menjawab pertanyaan jika anggota kelompoknya tidak bisa menjawab pertanyaan.
  8. Guru memberikan kesimpulan.
  9. Guru melakukan evaluasi/penilaian, baik secara kelompok maupun individu.
  10. Guru menutup pembelajaran.

Role Playing sebagai Metode Pembelajaran



A.    PENGERTIAN BERMAIN PERAN

PENGERTIAN Peran dapat didefinisikan sebagai suatu rangkaian perasaan, ucapan dan tindakan, sebagai suatu pola hubungan unik yang ditunjukkan oleh individu terhadap individu lain. Peran yang dimainkan individu dalam hidupnya dipengaruhi oleh persepsi individu terhadap dirinya dan terhadap orang lain. Oleh sebab itu, untuk dapat berperan dengan baik, diperlukan pemahaman terhadap peran pribadi dan orang lain. Pemahaman tersebut tidak terbatas pada tindakan, tetapi pada factor penentunya, yakni perasaan, persepsi dan sikap. Bermain peran berusaha membantu individu untuk memahami perannya sendiri dan peran yang dimainkan orang lain sambil mengerti perasaan, sikap dannilaiyangmendasarinya.
Bermain peran dalam pembelajaran merupakan usaha untuk memecahkan masalah melalui peragaan, serta langkah-langkah identifikasi masalah, analisis, pemeranan, dan diskusi. Untuk kepentingan tersebut, sejumlah peserta didik bertindak sebagai pemeran dan yang lainnya sebagai pengamat. Seorang pemeran harus mampu menghayati peran yang dimainkannya. Melalui peran, peserta didik berinteraksi dengan orang lain yag juga membawakan peran tertentu sesuai dengan tema yang dipilih.
Selama pembelajaran berlangsung, setiap pemeranan dapat melatih sikap empati, simpati, rasa benci, marah, senang, dan peran lainnya. Pemeranan tenggelam dalam peran yang dimainkannya sedangkan pengamat melibatkan dirinya secara emosional dan berusaha mengidentifikasikan perasaan dengan perasaan yang tengah bergejolak dan menguasai pemeranan.
Menurut Dr. E. Mulyasa, M.Pd. (2004:141) terdapat empat asumsi yang mendasari pembelajaran bermain peran untuk mengembangkan perilaku dan nilai-nilai social, yang kedudukannya sejajar dengan model-model mengajar lainnya.
Keempat asumsi tersebut sebagai berikut:
a Secara implicit bermain peran mendukung sustau situasi belajar berdasarkan pengalaman dengan menitikberatkan isi pelajaran pada situasi ‘’di sini pada saat ini’’. Model ini percaya bahwa sekelompok peserta didik dimungkinkan untuk menciptakan analogy mengenai situasi kehidupan nyata. Tewrhadap analogy yang diwujudkan dalam bermain peran, para peserta didik dapat menampilkan respons emosional sambil belajar dari respons orang lain.
b. Kedua, bermain peran memungkinkan para peserta didik untuk mengungkapkan perasaannya yang tidak dapat dikenal tanpa bercermin pada orang lain. Mengungkapkan perasaan untuk mengurangi beban emosional merupakan tujuan utama dari psikodrama (jenis bermain peran yang lebih menekankan pada penyembuhan). Namun demikian, terdapat perbedaan penekanan antara bermain peran dalam konteks pembelajaran dengan psikodrama. Bermain peran dalam konteks pembelajaran memandang bahwa diskusi setelah pemeranan dan pemeranan itu sendiri merupakan kegiatan utama dan integral dari pembelajaran; sedangkan dalam psikodrama, pemeranan dan keterlibatan emosional pengamat itulah yang paling utama. Perbedaan lainnya, dalam psikodrama bobot emosional lebih ditonjolkan daripada bobot intelektual, sedangkan pada bermain peran peran keduanya memegang peranan yang sangat penting dalam pembelajaran.
c. Model bermain peran berasumsi bahwa emosi dan ide-ide dapat diangkat ke taraf sadar untuk kemudian ditingkatkan melalui proses kelompok. Pemecahan tidak selalu datang dari orang tertentu, tetapi bisa saja muncul dari reaksi pengamat terhadap masalah yang sedang diperankan. Denagn demikian, para peserta didik dapat belajar dari pengalaman orang lain tentang cara memecahkan masalah yang pada gilirannya dapat dimanfaauntuk mengembangkan dirinya secara optimal. Dengan demikian, para peserta didik dapat belajar dari pengalaman orang lain tentang cara memecahkan masalah yang pada gilirannya dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan dirinya secara optimal. Oleh sebab itu, model mengajar ini berusaha mengurangi peran guru yang teralu mendominasi pembelajaran dalam pendekatan tradisional. Model bermain peran mendorong peserta didik untuk turut aktif dalam pemecahan masalah sambil menyimak secara seksama bagaimana orang lain berbicara mengenai masalah yang sedang dihadapi.
d. Model bermain peran berasumsi bahwa proses psikologis yang tersembunyi, berupa sikap, nilai, perasaan dan system keyakinan, dapat diangkat ke taraf sadar melalui kombinasi pemeranan secara spontan. Dengan demikian, para pserta didik dapat menguji sikap dan nilainya yang sesuai dengan orang lain, apakah sikap dan nilai yang dimilikinya perlu dipertahankan atau diubah. Tanpa bantuan orang lain, para peserta didik sulit untuk menilai sikap dan nilai yang dimilikinya.
Terdapat tiga hal yang menentukan kualitas dan keefektifan bermain peran sebagai model pembelajaran, yakni (1) kualitas pemeranan, (2) analisis dalam diskusi, (3) pandangan peserta didik terhadap peran yang ditampilkan dibandingkan dengan situasi kehidupan nyata.

B.     JENIS- JENIS BERMAIN PERAN
Bermain peran mikro, anak-anak belajar menjadi sutradara, memainkan boneka, dan mainan berukuran kecil seperti rumah-rumahan, kursi sofa mini, tempat tidur mini (seperti bermain boneka barbie). Biasanya mereka akan menciptakan percakapan sendiri.
Dalam bermain peran makro, anak berperan menjadi seseorang yang mereka inginkan. Bisa mama, papa, tante,polisi, sopir, pilot, dsb.
Saat bermain peran ini bisa menjadi ajang belajar bagi mereka, baik belajar membaca, berhitung, mempelajari proses/alur dalam mengerjakan sesuatu, mengenal tata tertib/tata cara di suatu tempat, yang semua ada dalam kehidupan kita. Tentu saja kita hanya cukup memberikan informasi sebelum mereka mulai bermain, dan atau lebih bik kalo kita terlibat dalam permainan tersebut agar kita bisa menggali imaginasi dan mengenalkan informasi yang ingin kita kenalkan.
Contohnya saja: Kita ingin mengenalkan tentang Ikan (jenis, bagaimana ikan bisa terhidang di meja makan, kandungan gizi,profesi halal). Layout tempat bermain peran ini bisa diatur sedemikian rupa menjadi beberapa tempat yang berfungsi sebagai rumah, pasar, pantai, jangan lupa selalu sediakan space untuk masjid. Sediakan peralatan yang mendukung, tentu saja boleh buatan sendiri misal pancing-pancingan, jala-jalaan, kotak dijadikan sebagai timbangan. Harus ada uang mainan (tanamkan konsep bahwa agar ikannya halal untuk dimakan harus dibeli menggunakan uang) Kenalkan proses distribusi mulai dari ikan ditangkap nelayan, dijual ke pasar ikan, dibeli oleh pembeli dan dimasak oleh ibu (secara tidak langsung mengenalkan profesi halal). Saat makan, informasikan kandungan gizi apa saja yang ada dalam ikan. Untuk menuansakan agama, selalu diupayakan ada adzan di sela-sela mereka bermain, tidak lain membiasakan anak untuk berhenti bermain, melaksanakan sholat berjamaah, sesudah itu boleh meneruskan bermain. Pasang tulisan informasi jenis ikan (misal di kotak tempat ikan di pasar), nama tempat (masjid, pasar ikan, rumah keluarga Amir). Kalo unsur berhitung, bisa saat menghitung ikan yang ditangkap atau yang dibeli.tentu saja semua informasi dikenalkan melalui percakapan antar pemain.

C.    PENERAPAN BERMAIN PERAN DI TAMAN KANAK-KANAK MELALUI METODE PARSITIPATIF
Dalam pembelajaran partisipatif terdapat tiga pihak sebagai pemegang peran seperti diungkapkan oleh Prof. H.D. Sudjana S., S.Pd., M. Ed., Ph.D. yakni pendidik, peserta didik, dan kurikulum yang menjadi kepedulian keduanya, yaitu kepedulian pendidik dan peserta didik (siswa, warga belajar, peserta latihan). Pendidik dengan penamaan lain baginya seperti pamong belajar, pembimbing, dan pelatih atau widyaiswara, adalah sebagai pemegang utama dalam stiap strategi kegiatan pembelajaran.
Strategi kegiatan pembelajaran dapat ditinjau berdasarkan pengertian secara sempit dan pengertian secara luas. Secara sempit, strategi pembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Sedangkan secara luas, strategi pembelajaran dapat diberi arti sebagai penetapan semua aspek yang berkaitan dengan pencapaian tujuan pembelajaran, termasuk di dalamnya adalah perencanaan, pelaksanaan dan penilaian proses, hasil dan pengaruh kegiatan pembelajaran.
Berdasarkan kegiatan yang diitimbulkannya, strategi pembelajaran dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu strategi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan strategi pembelajaran yang berpusat pada pendidik.
Strategi pembelajaran yang berpusat pad peserta didik adalah kegiatan pembelajaran yang memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada peserta didik untuk terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Strategi ini menekankan bahwa peserta didik adalah pemegang peran dalam proses keseluruhan kegiatan pembelajaran, sedangkan pendidik berfungsi untuk memfasilitasi peserta didik dalam melakukan kegiatan pembelajaran.
Strategi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik memiliki beberapa cirri. Ciri tersebut adalah bahwa pembelajaran menitikberatkan pada keaktifan peserta didik, kegiatan belajar dilakukan secara kritis dan analitik, motivasi belajar relative tinggi, pendidik hanya berperan sebagai pembantu (fasilitator) peserta didik dalam melakukan kegiatan belajar, memerlukan waktu yang memadai (relative lama), dan memerlukan dukungan sarana belajar yang lengkap. Ciri lainnya adalah bahwa strategi pembelajaran ini akan cocok untuk pembelajaran lanjutan tentang konsep yang telah dipelajari sebelumnya, belajar dari pengalaman peserta didik dalam kehidupannya, dan untuk pemecahan masalah yang dihadapi bersama dalam kehidupan.
Strategi pembalajaran ini memiliki keunggulan dan kelemahan tersendiri. Keunggulannya adalah pertama, peserta didik akan dapat merasakan bahwa pembelajaran menjadi miliknya sendiri karena peserta didik diberi kesempatan yang luas untuk berpartisipasi. Kedua, peserta didik memiliki motivasi yang kuat untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Ketiga, tumbuhnya suasana demokratis dalam pembelajaran sehingga akan terjadi dialog dan diskusi untuk saling belajar-membelajarkan di antara peserta didik. Keempat, dapat menambah wawasan pikiran dan pengetahuan bagi pendidik karena sesuatu yang dialami dan disampaikan peserta didik mungkin belum diketahui sebelumnya oleh pendidik.
Adapun kelemahannya antara lain:
(1) membutuhkan waktu yang relative lebih lama dari waktu pembelajaran yang telah ditetapkan sebelumnya,
 (2) aktivitas dan pembelajaran cenderung akan didominasi oleh peserta didik yang biasa atau senang berbicara sehingga peserta didik lainnya lebih banyak mengikuti jalan pikiran peserta didik yang senang berbicara,
 (3) pembicaraan dapat menyimpang dari arah pembelajaran yang telah ditetapkan sebelumnya.
Strategi pembelajaran yang berpusat pada pendidik adalah kegiatan pembelajaran yang menekankan terhadap pentingnya aktivitas pendidik dalam mengajar atau membelajarkan peserta didik. Perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian proses serta hasil pembelajaran dilakukan   dan dikendalikan oleh pendidik sedangkan peserta didik berperan sebagai pengikut kegiatan yang ditampilkan oleh pendidik.

D.    TAHAP- TAHAP BERMAIN PERAN DI TAMAN KANAK- KANAK
Menurut Shaftel (1967) mengemukakan sembilan tahap bermain peran yang dapat dijadikan pedoman dalam pembelajaran:
(1) menghangatkan suasana dan memotivasi peserta didik,
      Dalam halini guru hendaknya memberikan anak berbagai motivasi atau dorongan yang mengarah pada apa yang akan anak- anak  perankan.
 (2) memilih partisipan/peran,
      Dalam bagian ini anak dipersilahkan memilih peran apa yang akan ia perankan. Gurupun juga harus memberi bimbingan kepada anak bagaimana ia memerankan tokoh yang ia pilih
(3) menyusun tahap-tahap peran,
(4) menyiapkan pengamat,
(5) pemeranan,
(6) diskusi dan evaluasi,
(7) pemeranan ulang,
(8) diskusi dan evaluasi tahap dua,
(9) membagi pengalaman dan mengambil kesimpulan.

 Kesembilan tahap tersebut dijelaskan sebagai berikut.
Menghangatkan suasana kelompok termasuk mengantarkan peserta didik terhadap masalah pembelajaran yang perlu dipelajari. Hal ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi masalah, menjelaskan masalah, menafsirkan cerita dan mengeksplorasi isu-isu, serta menjelaskan peran yang akan dimainkan. Masalah dapat diangkat dari kehidupan peserta didik, agar dapat merasakan masalah itu hadir dihadapan mereka, dan memiliki hasrat untuk mengetahui bagaimana masalah yang hangat dan actual, langsung menyangkut kehidupan peserta didik, menarik dan merangsang rasa ingin tahu peserta didik, serta memungkinkan berbagai alternative pemecahan. Tahap ini lebih banyak dimaksudkan untuk memotivasi peserta didik agar tertarik pada masalah karena itu tahap ini sangat penting dalam bermain peran dan paling menentukan keberhasilan. Bermain peran akan berhasil apabila peserta didik menaruh minat dan memperhatikan masalah yang diajukan guru.
Memilih peran dalam pembelajaran, tahap ini peserta didik dan guru mendeskripsikan berbagai watak atau karakter, apa yang mereka suka, bagaimana mereka merasakan, dan apa yang harus mereka kerjakan, kemudian para peserta didik diberi kesempatan secara sukarela untuk menjadi pemeran. Jika para peserta didik tidak menyambut tawaran tersebut, guru dapat menunjuk salah seorang peserta didik yang pantas dan mampu memerankan posisi tertentu.

Teori Konstruktivisme

Teori Konstruktivisme

 1. Pengenalan
Kurikulum Baru SD (KBSR) memiliki tujuan mengembangkan fungsi murid secara menyeluruh dan terpadu untuk mewujudkan insan yang seimbang dan harmonis dari segi intelek, rohani, emosi dan jasmani supaya mereka dapat menjalani kehidupan seharian mereka dengan efektif dan penuh tanggung jawab. Untuk mencapai tujuan ini, di antara lain, guru harus memiliki keterampilan memilih metode pengajaran dan pembelajaran dengan bijaksana supaya metode yang dipilih itu sesuai dengan murid-murid yang berbagai kemampuan dan minat.
Ilmu pengetahuan murid tidak semuanya berasal dari informasi indera yang ada secara bebas dalam lingkungan yang diserap ke dalam pikiran murid melalui pengalaman pancaindera, atau kewujudan pengetahuan sejadi dalam mental, tetapi ilmu pengetahuan itu diperoleh dengan cara membangun sendiri oleh setiap murid melalui pengalaman, renungan dan pengabstrakan .

2. Pengertian Konstruktivisime
Konstruktivisime merupakan proses pembelajaran yang menerangkan bagaimana pengetahuan disusun dalam pikiran manusia. Unsur-unsur konstruktivisme telah lama dipraktekkan dalam metode pengajaran dan pembelajaran di tingkat sekolah, maktab dan universitas tetapi kecil artinya dan tidak ditekankan.

Menurut pemahaman konstruktivisme, ilmu pengetahuan sekolah tidak boeh dipindahkan dari guru ke guru dalam bentuk yang serba sempurna. Murid harus bina sesuatu pengetahuan iut mengikut pengalaman masing-masing. Pembelajaran adalah hasil dari usaha murid itu sendiri dan guru tidak bisa belajar untuk murid. Molekul penyusun dasar untuk ilmu pengetahuan sekolah ialah satu skema iaiatu aktivitas mental yang digunakan oleh murid sebagai bahan mentah untuk proses renungan dan pengabstrakan. Pikiran murid tidak akan menghadapi realitas yang ada secara terasing dalam lingkungan. Realitas yang diketahui murid adalah realitas yang dia bina sendiri. Murid sebenarnya telah memiliki satu set ide dan pengalaman yang membentuk struktur kognitif terhadap lingkungan mereka.

Untuk membantu murid membangun konsep atau pengetahuan baru, guru harus mempertimbangkan struktur kognitif yang ada pada mereka. Bila informasi baru telah disesuaikan dan diserap untik dijadikan bagian dari pegangan kuat mereka, barulah kerangka baru tentang sesuatu bentuk ilmu pengetahuan dapat dibangun. Proses ini dinamakan konstruktivisme.

Beberapa anggota konstruktivisme yang terkemuka berpendapat bahwa pembelajaran yang bermakna itu dimulai dengan pengetahuan atau pengalaman sedia ada murid.

Rutherford dan Ahlgren berpendapat bahwa murid memiliki ide mereka sendiri tentang hampir semua hal, di mana ada yang benar dan ada yang salah. Jika pemahaman dan miskonsepsi ini diabaikan atau tidak ditangani dengan baik, pemahaman atau kepercayaan asal mereka itu akan tetap kekal walaupun dalam peperiksaan mereka mungkin memberi jawaban seperti yang diinginkan oleh guru.

John Dewey menguatkan lagi teori konstruktivisme ini dengan mengatakan bahwa pendidik yang efisien harus melaksanakan pengajaran dan pembelajaran sebagai proses menyusun atau membangun pengalaman terus. Ia juga menekankan pentingnya partisipasi murid di dalam setiap aktivitas pengajaran dan pembelajaran.

Dari persepektif epistemologi yang disarankan dalam konstruktivisme fungsi guru akan berubah. Perubahan akan terjadi dalam teknik pengajaran dan pembelajaran, penilaian, penelitian dan cara melaksanakan kurikulum. Misalnya, perspektif ini akan mengubah metode pengajaran dan pembelajaran yang bertumpu pada keberhasilan murid meniur dengan tepat apa saja yang disampaikan oleh guru kepada metode pengajaran dan pembelajaran yang bertumpu pada keberhasilan murid membangun skema pengkonsepan berdasarkan kepada pengalaman yang aktif. Ia juga akan mengubah fokus penelitian dari pembinaan model dari kacamata guru kepada pembelajaran sesuatu konsep dari kacamata murid.

3. Perbandaingan Objektivisme Dengan Konstruktivisme
Paradigma pendidikan masa kini adalah kebanyakannya merupakan paradigma objektivisme. Paradigma ini gagal menyelesaikan banyak masalah dalam pendidikan. Perbedaan antara objektivisme dengan konstruktivisme adalah sangat nyata. Objektivisme berdasarkan tanggapan bahwa wujud pengetahuan di luar persepsi manusia. Menurut pandangan ini, fungsi sains adalah untuk memastikan pengetahuan disampaikan secara objektif. Proses pembelajaran dalam paradigma ini hanyalah untuk menyalarkan pengetahuan dari pendidik kepada murid. Pengetahuan sains dari perspektif konsruktivisme adalah penjelasan paling sesuai untuk menguraikan fenomena yang diperhatikan.

Anggota objektivisme berpendapat bahwa kata pemutus tentang apa yang harus diajarkan dan siapa yang patut mengajar adalah dibuat oleh `pakar 'yang semestinya mengetahui segala-galanya. Ini menyebabkan banyak murid tidak dapat melihat kebutuhan belajar sebagaimana yang dilihat oleh pihak `pakar '. Model otoriter ini menjadikan guru sebagai sumber pengetahuan dan menjadikan guru sangat penting dalam kelas. Murid dan juga orang awam beranggapan guru memiliki segala jawaban untuk semua masalah. Sistem ini gagal melahirkan murid yang produktif dan berpengetahuan luas.

Dari pandangan ahli konstruktivisme, setiap orang murid memiliki peran dalam menentukan apa yang akan mereka pelajari. penekanan diberi kepada menyediakan murdi dengan peluang untuk membentuk kemahiran dan pengetahan di mana mereka menghubungkan pengalaman lampau mereka dengan kegunaan masa depen. murid bukan hanya disediakan dengan fakta-fakta saja, sebaliknya penekanan diberi kepada proses berpikir dan keterampilan berkomunikasi. Setelah satu sesi diskusi murid bersama-sama menetnukan hal penting yang harus dipelajari dan tujuan mempelajarinya. Dalam proses ini murid akan mengalami prosedur yang digunakan oleh seorang saiantis seperti menyelesaikan masalah dan memeriksa hasil yang diperoleh

Melalui penggunaan paradigma konstruktivisme, guru perlu mengubah peranannya dalam kamar sains. Guru mungkin akan berperan sebagai pelajar atau peneliti. Dengan cara ini, guru akan lebih memahami bagaimana murid membina konsep atau pengetahuan. Justru itu guru akan memperoleh keterampilan untuk membangun dan memodifikasi pemahaman serta berkomunikasi dengan orang lain. Guru akan memahami bahwa proses pembinaan dan modifikasi konsep merupakan satu proses berkelanjutan dalam kehidupan.

Dalam paradigma konstruktivisme, murid menganggap peranan guru sebagai salah satu sumber pengetahuan dan bukan sebagai seorang yang tahu segla-galanya. Mereka menganggap pengetahuan sebagai sesuatu yang dapat disesuaikan dan dapat berubah. Mereka juga sadar bahwa mereka bertanggung jawab terhadap diri sendiri untuk menggunakan berbagai cara untuk memproses makluamt dan menyelesaikan masalah. Dengan kata lain, guru adalah berperan sebagai seorang fasilitator dan pembimbing. Hubungan guru dengan murid ibarat sebagai hubungan di antara bidan dengan ibu yang melahirkan anak. Guru bertanggung jawab membimbing dan membantu murid mempelajari sesuatu pelajaran dengan bermakna. Guru tidak bisa belajar untuk murid. Murid yang membangun paham sendiri.

Kebanyakan teknik penilaian sekarang adalah berdasarkan paradigma objektivisme. Dalam pengujian yang dilakukan, murid akan diuji apakah dia dapat memberikan jawaban yang diinginkan oleh penggubal pertanyaan. Mereka juga dianggap memiliki penafsiran yang sama dengan penggubal pertanyaan tentang apa yang diinginkan dalam pertanyaan. Oleh yang demikan, pertanyaan-pertanyaan tes tidak sebenarnya menguji kefahaman dan pengetahuan murid, tetapi hanya menguji kemahiran murid untuk memberikan jawaban yang diinginkan oleh penggubal pertanyaan saja.

Menurut teori konstruktivisme, penilaian harus mencakup cara menyelesaikan masalah dengan wajar dan pengetahuan. Antara teknik-teknik penilaian yang sedemikian ialah peta konsep, diagram venn, portofolio, tes prestasi dan tes tim.

Pandangan anggota konstruktivisme terhadap disiplin di dalam kelas adalah berbeda dengan anggota objektivisme. Anggota konstruktivisme menganggap peranan guru adalah sebagai manajer kelas dan bisa menangani hal-hal disiplin murid dengan sempurna. murid diterima sebagi individu yang memiliki fitur-fitur perlakuan yang berbeda di mana setiap individu itu diangap penting dalam proses pembelajaran dan perlu diberi perhatian yang wajar. Mereka diberikan kesempatan untuk membuat keputusan sendiri tentang hal-hal yang akan mereka pelajari. Melalui proses ini, mereka akan lebih prihatin, bertanggungjawab dan melibatkan diri dalam aktivitas pembelajaran mereka.

Sebaliknya anggota objektivisme berpendapat bahwa guru harus berperan sebagai pengawal disiplin kelas. Murid tidak ada pilihan kecuali menurut peraturan dan hukum yang ditetapkan. Mereka yang ingkar akan didenda.

Pengajaran dan pembelajaran yang berbasis konstruktivisme memberi peluang kepada guru untuk memilih metode pengajaran dan pembelajaran yang sesuai dan menentukan sendiri masa yang diperlukan untuk memperoleh sesuatu konsep atau pengetahuan. Selain itu, guru dapat membuat penilaian kendiri dan menilai kefahaman orang lain supaya kefahamannya tentang sesuatu bidang pengetahuan dapat ditingkatkan lagi.
  
Perbandingan Objektivisme Dengan Konstruktivisme Dalam Pendidikan

Objektivisme
Konstruktivisme
Tanggapan Utama
Pengetahuan wujud bebas dari persekitaran dalaman dan luaran pelajar
Pengetahuan bukan objektif, apa yang kita benar-benar tahu dan faham hanyalah persepsi kit. Ia ditentukan oleh kita semua. Pengetahuan tidak mempunyai struktur mutlak
Kesan
Guru menolong murid membina pengetahuan dan rangka konteks di mana ia wujud. Mereka mengguna analogi, contoh dan pelbagai kaedah mengingat. Mereka tanya soalan untuk membantu murid
Guru menolong murid membina kefahaman baru dan menolong murid merakamkannya ke dalam struktur kognitif sedia ada. Mereka melakukannya dengan menolong murid membentuk analogi, contoh dan kaedah mengingat murid sendiri, dan guru menolong murid membentuk soalan yang perlu ditanya bagi membimbing mereka ke arah kefahaman yang lebih tinggi
Respons Guru
"ada perkara yang anda hendak tahu dan saya akan ajar kepada anda apa yang saya tahu"
"Saya ajari ini, mereka belajar ini"
"Pelajar ini sungguh bijak, mereka belajar apa saja yang saya ajarkan"
"Ada perkara yang anda hendak tahu dan saya akan tolong anda mengetahui bagaimana anda boleh belajar mengenainya"
"Saya ajar ini, mereka belajar itu"
"Pelajar ini sungguh bijak, mereka belajar perkara yang saya tidak pernah rancang untuk ajar mereka"

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Coupons | Editing by Pensil Ajaib